<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472</id><updated>2012-02-16T08:49:55.482-08:00</updated><title type='text'>spirit of sunnah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-5279668822115516414</id><published>2009-08-22T00:04:00.000-07:00</published><updated>2009-08-22T00:06:38.132-07:00</updated><title type='text'>saat tepat memulai tobat</title><content type='html'>&lt;em style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;diketik ulang oleh Ummu ‘Umar dari Majalah Nikah Vol.8 15 Agustus – 15 September 2009 / Syaban-Ramadhan 1430H*&lt;/em&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan juga berkah. Allah membuka lebar-lebar pintu surga, dan menutup rapat-rapat pintu neraka pada bulan ini. Maka akan sangat tepat, bila bulan ini kita jadikan &lt;em&gt;start &lt;/em&gt;untuk memulai tobat dari berbagai dosa dan maksiat yang telah kita perbuat.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;KEUTAMAAN TOBAT &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Setiap manusia pasti tidak luput dari dosa dan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Karena itulah kita disyariatkan untuk selalu memohon ampunan kepada Allah, dan segera bertobat bila melakukan kesalahan. Allah Subhaanahu wa Ta’Ala berfirman :&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;“&lt;em&gt;Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri&lt;/em&gt;“(QS.Al-Baqarah:222)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;em&gt;“Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”&lt;/em&gt; (QS. Az-Zumar:53)&lt;span id="more-689"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Demikianlah, Allah Subhaanahu wa Ta’Ala membukakan pintu ampunan dengan seluas-luasnya bagi seluruh orang yang berdosa dan melakukan kesalahan. Meskipun dosa mereka setinggi langit sekalipun. Sebagaimana sabda Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa Sallam :&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;em&gt;“Jika kalian melakukan kesalahan-kesalahan(dosa) hingga kesalahan kalian itu sampai ke langit, kemudian kalian bertobat, niscaya Allah akan memberikan tobat pada kalian.&lt;/em&gt;“(Riwayat Ibnu Majah).&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Diantara keutamaan orang-orang yang bertobat adalah Allah Subhaanahu wa Ta’Ala menugaskan para malaikat &lt;em&gt;muqarrabin &lt;/em&gt;untuk beristigfar bagi mereka serta berdoa kepada Allah Subhaanahu wa Ta’Ala agar Dia menyelamatkan mereka dari azab neraka dan memasukkan mereka ke dalam surga, serta menyelamatkan mereka dari keburukan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Allah Subhaanahu wa Ta’Ala berfirman,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;em&gt;“(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘arsy dan malaikat yang berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya dan mereka beriman kepada-Nya, serta memintakan ampun bagi orang-orang yang beriman (seraya mengucapkan), “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu Engkau meliputi segala sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertobat dan mengikuti jalan-Mu dan peliharalah mereka dari siksaan neraka yang menyala-nyala. Ya Tuhan kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang yang shalih diantara bapak-bapak mereka, dan istri-istri mereka, dan keturunan mereka semua. Sesungguhnya Engkau-lah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana, dan peliharalah mereka dari (balasan) kejahatan. Dan orang-orang yang Engkau pelihara dari (pembalasan) kejahatan pada hari itu maka sesungguhnya telah Engkau anugerahkan rahmat kepadanya, dan itulah kemenangan yang besar ” (&lt;/em&gt;QS.Ghafir:7-9)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;IKUTI DENGAN PERBAIKAN DAN AMAL SHALIH&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Orang yang bertobat hendaknya mengiringi tobatnya itu dengan melakukan perbaikan-perbaikan dalam kehidupannya. Kesungguhannya dalam bertobat dia tunjukkan dengan berusaha semaksimal kemampuannya untuk meninggalkan dosa dan maksiat yang selama ini dilakukannya, serta mengadakan berbagai perbaikan dan meningkatkan amal shalih dalam kehidupannya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Perhatikanlah firman Allah Subhaanahu wa Ta’Ala,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;em&gt;“Maka barangsiapa yang bertobat (diantara pencuri-pencuri itu) sesudah melakukan kejahatan itu, dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima tobatnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” &lt;/em&gt;(QS.Al-Maidah:39)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;“&lt;em&gt;Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barangsiapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertobat setelah mengerjakannya, dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” &lt;/em&gt;(QS.Al-An’am:54)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;em&gt;“Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) bagi orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohannya, kemudian mereka bertobat setelah itu, dan memperbaiki (dirinya). Sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.&lt;/em&gt;(QS.An-Nahl:119)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Jika seseorang menyatakan diri bertobat, namun ia masih terus-menerus mengulangi perbuatan dosa/maksiatnya, maka sesungguhnya dia belum bertobat dengan sebenar-benarnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;strong&gt;MOHON AMPUN SETELAH SHOLAT&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Dari Ali Radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;em&gt;“Tidaklah seseorang melakukan perbuatan dosa lal dia bangun dan bersuci, kemudian mengerjakan shalat, dan setelah itu memohon ampunan kepada Allah, melainkan Allah akan memberikan ampunan kepadanya.”&lt;/em&gt; (Riwayat Tirmidzi)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Berikut ini beberapa doa mohon ampunan kepada Allah Subhaanahu wa Ta’Ala yang dapat dibaca setelah shalat:&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; text-align: center; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman',serif;"&gt;رَبَّنَا  ظَلَمْنَا  أَنْفُسَنَا  وَ  إِ نْ  لَمْ  تَغْفِرْ لَنَا  وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَا الْخَاسرِ يْنَ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Artinya : “&lt;em&gt;Ya Rabb kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”&lt;/em&gt;(QS.Al-A’raf:23)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 51, 255);" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman',serif;"&gt;أَللَّهمَّ  إِنِّي  ظَلَمْتُ  نَفْسِئ  ظُلْمًا  كَثِيْرًا&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 51, 255);" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman',serif;"&gt;وَلاَ  يَغْفِرُالذُّنُوْبَ إِلاَّ  أَنْتَ  فَا غْفِرْلِئ  مَغْفِِرَۃً  مِنْ  عِنْدِ كَ&lt;span style="font-family: Georgia;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 51, 255);" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: Tahoma;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;&lt;span style="font-family: 'Times New Roman',serif;"&gt;وَارْحَمْنِئ  إِنَّكَ أَنْتَ  غَفُوْرٌ  رَحِيْمٌ &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Artinya:”&lt;em&gt;Ya Allah, sesungguhnya aku banyak menganiaya diriku dan tidak ada yang mengampuni dosa-dosaku kecuali Engkau. Oleh karena itu ampunilah dosa-dosaku dengan ampunan dari sisi-Mu, dan berikan rahmat kepadaku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang&lt;/em&gt;“(Riwayat Al-Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Selain itu kita juga disunnahkan untuk memperbanyak istigfar. Bukankah Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa sallam saja, yang sudah dijamin surga dan diampuni dosanya, masih selalu beristigfar tak kurang dari 70 kali dalam sehari? Maka selayaknya kita sebagai hamba biasa, bukan nabi atau rasul, juga selalu beristigfar dalam setiap kesempatan.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Akhirnya, di bulan yang penuh berkah ini, marilah kita sambut seruan Allah,&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;“&lt;em&gt;Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa…; dan juga otang-orang yang apabila melakukan perbuatan keji atau menzalimi diri mereka sendiri (segera) mengingat Allah, lalu mohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa lahi yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui. Balasan bagi mereka adalah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai mereka kekal di dalamnya. Dan itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal.&lt;/em&gt;“(QS. Ali-Imran:133,135 dan 136)&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: left; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Semoga Allah menerima tobat kita, memudahkan kita dalam melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, serta membukakan pintu surga-Nya bagi kita semua. Aamiin….&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-5279668822115516414?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/5279668822115516414/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=5279668822115516414' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/5279668822115516414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/5279668822115516414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2009/08/saat-tepat-memulai-tobat.html' title='saat tepat memulai tobat'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-1384530839798729521</id><published>2009-07-03T02:51:00.000-07:00</published><updated>2009-07-03T02:57:36.972-07:00</updated><title type='text'>Setetes Parfum yang Kau Usapkan Pada Tubuhmu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/Sk3V7Bf-B_I/AAAAAAAAACA/SUa0HfixUWk/s1600-h/parfum.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 89px; height: 125px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/Sk3V7Bf-B_I/AAAAAAAAACA/SUa0HfixUWk/s320/parfum.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354170742004910066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Parfum dan wanita merupakan bagian yang tak terpisahkan.Saking pentingnya banyak kaum hawa yang tak percaya diri bila tidak memakai benda ini. Sekejap saja kita keluar rumah dijalan, di pasar, di tempat keramaian maka akan dengan mudah hidung kita mencium bau yang semerbak dari wewangian parfum.Berbagai macam merek parfum dijual dari harga di bawah sepuluh ribu rupiah sampai ratusan ribu bahkan ada yang mencapai jutaan.Yang menjadi masalah bukannya merek atau harganya . Sebenarnya boleh nggak sih seorang wanita muslimah keluar dengan memakai parfum?walaupun hanya setetes saja?&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Wajib bagi setiap muslimah mengetahui tentang masalah ini agar nantinya bermanfaat bagi diri kita, apakah yang kita lakukan sudah sesuai dengan garis syariat agama kita , sayang kan kalau ternyata hal ini kita anggap enteng (disepelekan)ternyata merupakan suatu kesalahan besar setelah di tinjau dari kacamata islam sehingga anggapan semacam ….ah itukan hanya setetes saja apa salahnya??, atau hanya parfum ini …tidak akan kita dengar lagi ……lalu bagaimana sebenarnya islam memandang masalah wanita yang keluar rumah dengan memakai parfum ??? Ada baiknya kita simak penjelasan berikut ini.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Nabi Shalallahu alaihi wassalam bersabda:”Siapa saja perempuan yang memakai harum-haruman (parfum) maka janganlah ia menghadiri shalat isya (dimasjid) bersama kami” {Shahih riwayat Imam Ahmad,Muslim, Abu Dawud, dan Nasa’i dari jalan Abu Hurairah, juga lihat kitab Ash-shahihah hadits no.1094)&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Dari Abu hurairah : “Bahwa seorang wanita berpapasan dengannya dan bau wewangian (parfum) menerpanya.Maka Abu Hurairah berkata:”Wahai hamba Allah! apakah kamu hendak kemasjid?”ia menjawab:”Ya!” Abu Hurairah kemudian berkata lagi:”Pulanglah saja, lalu mandilah! karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda:”Jika seorang wanita keluar menuju masjid sedangkan bau wewangiannya menghembus maka Allah tidak menerima shalatnya, sehingga ia pulang lagi menuju rumahnya lalu mandi (baru kemudian shalat kemasjid” {Hadits shahih, dikeluarkan oleh Al-baihaqi (III/133 dan 246) lihat silsilah Hadits Shahihah Syaikh Albani 3/1031)&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Nabi shalallahu alaihi wassalam bersabda:”Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi kemudian keluar ke masjid niscaya tidak diterima shalatnya sehingga ia mandi dahulu (membersihkan dirinya dari wangi-wangian tersebut) ” {Shahih riwayatb Ibnu Majah dari jalan Abu Hurairah}&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Hadits  pertama menjelaskan haramnya seorang wanita keluar ke masjid untuk menghadiri shalat isya dengan memakai wewangian.Disebutnya shalat isya disini tidak berarti menghadiri shalat-shalat lainnya diperbolehkan.Tentu saja tidak!!karena pada hadits kedua dan ketiganya menunjukkan keumuman seluruh macam shalat baik shalat fardhu maupun sunnah (seperti shalat tarawih dan shalat hari raya). Disebut shalat isya pada hadits no. 1 karena fitnahnya lebih besar.Kita lihat penjelasan Ibnul Malik mengenai hal ini :”shalat isya itu dikerjakan pada waktu malam hari, dimana kondisi jalanan pada waktu itu sepi dan gelap, sedangkan bau harum itu dapat membangkitkan birahi laki-laki, sehingga kaum wanita tidak bisa aman dari fitnah pada saat-saat seperti itu.Berbeda dengan waktu lainnya seperti Shubuh dan Magrib yang agak terang. Sudah jelas bahwa memakai wewangian itu menghalangi seorang wanita untuk mendatangi masjid secara mutlak”(Jilbab Wanita Muslimah:143-144)’&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Apakah benar hanya ke masjid saja yang dilarang??? kalau begitu keluar rumah asalkan kita nggak ke masjid sah-sah saja kita memakai minyak wangi.Pembahasan ini belum lah selesai. Penulis menemukan satu hadits lagi yang patut kita camkan baik-baik karena apabila kita meremehkan bahaya sekali akibatnya .Ingin tahu lebih detail lagi???&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Hadits ini diriwayatkan dari jalan Abu Musa Al-Asyari Radhiyallahu anhu dia menceritakan bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi wassalam telah bersabda:&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;“Siapa saja perempuan yang memakai minyak wangi, kemudian ia keluar lalu ia melewati suatu kaum (orang banyak) supaya mereka mendapati (mencium )baunya , maka dia itu adalah perempuan zina /tuna susila”(Hadits ini hasan shahih diriwayatkan Imam Ahmad(4/414),Abu Dawud(4173),Tirmidzi(2786),An-Nasa’i(8/153)).&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Jadi bagi siapa saja wanita muslimah yang memakai parfum ketika keluar rumah akan terkena ancaman ini. Alasan pelarangannya sudah jelas yaitu bahwa hal itu dapat membangkitkan syahwat kaum laki-laki.Al-Alamah Al-Mubarakafuri Rahimahullah menjelaskan hadits diatas dengan mengatakan:&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;“Yang demikian itu disebut berzina karena wangi-wangian yang dikenakan wanita dapat membangkitkan syahwat laki-laki dan menarik perhatian mereka. Laki-laki yang melihatnya berarti telah berzina dengan mata dan dengan demikian wanita itu telah melakukan perbuatan dosa “(30 larangan Wanita 30-31).&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;begitu pula dengan Syaikh Albani beliaupun menyampaikan penjelasan hadits diatas (hadits 1,2,3 dan yang terakhir ) dengan berkata:&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;“Jika hal itu (memakai wewangian ) saja diharamkan bagi wanita yang hendak keluar masjid, lalu apa hukumnya bagi yang hendak menuju pasar, atau tempat keramaian lainnya??tidak diragukan lagi bahwa hal ini jauh lebih haram dan lebih besar dosanya.AlHaitsami dalam kitabnya Az-Zawajir (2/37) menyebutkan bahwa keluarnya seorang wanita dari rumahnya dengan memakai harum-haruman dan berhias adalah termasuk perbuatan dosa besar, meskipun suaminya mengijinkannya.(Jilbab Wanita muslimah 143).&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Mungkin akan timbul pertanyaan dalam benak kita, kalau memakai parfum haram hukumnya (ketika keluar rumah) lalu bagaimana mengatasi bau badan kita???tentunya kita akan malu dan tidak percaya diri berdekatan dengan teman-teman di kampus, sekolah, rumah sakit dan sebagainya.Bagaimana ini???ukhti-ukhti jangan khawatir sekarang ini banyak produk yang dijual dipasaran untuk mengatasi masalah tersebut.Dari yang berbentuk bubuk sampai cairpun dijual bebas.Pilihlah yang tidak memakai wewangian (fragarance free),apalagi kalau ukhti rajin minum jamu maka tidaklah sulit untuk mengatasi masalah “bau badan ini” dengan rajin mandi, minum jamu dan memakai produk khusus untuk mengatasi “bau badan” maka insya Allah kita akan terhindar dari bau yang tidak menyenangkan itu.Sehingga kita tidak akan bergantung lagi dengan parfum , bila ukhti dirumah maka islam tidak melarang seorang wanita muslimah memakainya, kita bebas memakainya asalkan kita yakin parfum itu tidak akan tercium oleh laki-laki yang bukan mahram kita.jadi kita nggak mau kan terjerumus dalam kesalahan fatal (dosa) hanya gara-gara dari setetes parfum yang kita pakai ketika keluar rumah.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita , sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.amin.&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Daftar Pustaka:&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Jilbab Wanita Muslimah,Syaikh Albani,Pustaka Tibyan, 2000M&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;30 Larangan Wanita,Amr bin Abdul Mun’im,Pustaka Azzam,2000M&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;Al-Masail, jilid 2, Abdul Hakim bin Amir Abdat,Darul Qalam,2003M&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-1384530839798729521?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/1384530839798729521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=1384530839798729521' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/1384530839798729521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/1384530839798729521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2009/07/setetes-parfum-yang-kau-usapkan-pada.html' title='Setetes Parfum yang Kau Usapkan Pada Tubuhmu'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/Sk3V7Bf-B_I/AAAAAAAAACA/SUa0HfixUWk/s72-c/parfum.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-7232485046289521896</id><published>2009-06-22T22:53:00.000-07:00</published><updated>2009-06-22T22:54:32.697-07:00</updated><title type='text'>lafadz-lafadz yang ringan di lidah</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(51, 51, 255);" class="PostContent"&gt; &lt;p&gt;Penulis: Ummu Ziyad&lt;br /&gt;Muroja’ah: Ust. Aris Munandar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banyak kata…keluar dari lisan kita. Tapi entah berapa yang mengeluarkan sepatah dua patah yang menambah bekal pahala di akhirat nanti. Ya saudariku…hanya sepatah dua patah kata…yang terasa ringan untuk diucapkan, mudah untuk dihafalkan, dan dapat menambah keimanan kita. Bukankah iman bertambah dan berkurang? Semoga kita tidak lupa untuk mengamalkan sunnah ini dan bersemangat untuk menghafalkan dan mengamalkan do’a dan dzikir lainnya (yang membutuhkan waktu untuk menghafalkan dan mengamalkannya) yang shahih dari Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;span id="more-238"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bismillah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk lafadz yang satu ini, mungkin kita sendiri lupa entah kapan mulai mempelajarinya. Ternyata banyak saat-saat yang kita disunnahkan untuk mengluarkan lafadz ini. Yang pertama adalah saat &lt;strong&gt;hendak mulai makan&lt;/strong&gt;. Hei…mungkin langsung ada yang bertanya-tanya, bukankah saat hendak makan doa yang dibaca “&lt;em&gt;Allahumma bariklana…&lt;/em&gt;?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jawabnya, “Bukan saudariku.” Bahkan do’a tersebut tidak pernah diajarkan oleh Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; karena hanya disebutkan dalam&lt;strong&gt; hadits yang lemah&lt;/strong&gt; riwayat dari Ibnu Sunni. Cukup dengan ‘bismillah’. Maka setan tidak akan dapat ikut makan bersama kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Jabir &lt;em&gt;radhiallahu ‘anhu&lt;/em&gt;, dia berkata, “Saya mendengar Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;‘Apabila seseorang masuk rumahnya dia menyebut Allah Ta’ala pada waktu masuknya dan pada waktu makannya, maka setan berkata kepada teman-temannya, ‘Kalian tidak punya tempat bermalam dan tidak punya makan malam.’ Apabila ia masuk tidak menyebut nama Allah pada waktu masuknya itu, maka setan berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat menginap’, dan apabila ia tidak menyebut nama Allah pada waktu makan, maka setan berkata, ‘Kalian mendapatkan tempat bermalam dan makan malam.’”&lt;/em&gt; (HR. Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun jika kita terlupa membaca ‘bismillah’ di awal waktu kita makan, maka kita cukup membasa &lt;em&gt;‘bismillah awwalahu wa aakhirohu’ &lt;/em&gt;di saat kita ingat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anhuma, ia berkata, “Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, &lt;em&gt;‘Apabila salah seorang kamu makan, maka sebutlah nama Allah Ta’ala (bismillah -pen). Jika ia lupa menyebut nama Allah di awal makannya, maka hendaklah ia mengucapkan,&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;بِسْمِ اللهِ أوَّلَهُ وَ اخِرَهُ&lt;em&gt;&lt;br /&gt;(Dengan menyebut nama Allah pada awalnya dan pada akhirnya)’.”&lt;/em&gt; (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dia berkata, “Hadits hasan shahih”)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita juga disunnahkan membaca bismillah ketika &lt;strong&gt;kendaraan yang kita kendarai mogok&lt;/strong&gt;. (HR. Abu Daud, dinyatakan shahih oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Daud III/941)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Subhanallah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, dzikir yang satu ini pun sudah kita hafal sejak lama. Dzikir ini dapat kita amalkan &lt;strong&gt;setelah sholat sebanyak 33 kali &lt;/strong&gt;(HR. Bukhari dan Muslim) atau kita dzikirkan pula &lt;strong&gt;sebelum tidur sebanyak 33 kali &lt;/strong&gt;(HR. Bukhari dan Muslim). Dalam satu riwayat lain, dibaca sebanyak 34 kali sebelum tidur. Lafadz ini juga disunnahkan untuk diucapkan ketika kita dalam perjalanan dengan kondisi &lt;strong&gt;jalan yang menurun&lt;/strong&gt; (HR. Bukhari dalam al-Fath VI/135). Dapat pula kita ucapkan ketika kita sedang &lt;strong&gt;takjub dengan kebesaran ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala&lt;/strong&gt; (HR. Bukhari)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapula lafadz tasbih lainnya yang telah diajarkan Rasululllah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;, sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda, &lt;em&gt;“Dua kalimat yang ringan di lidah, berat dalam timbangan, dicintai Allah Yang Maha Pengasih&lt;/em&gt;, (yaitu),&lt;/p&gt; &lt;p&gt;سُبْحَانَ الله وَ بِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللهِ الغَظِيْمِ&lt;br /&gt;ّ&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya, maha suci Allah Yang Maha Agung.”&lt;/em&gt; (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada hadits lainnya, Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda, “Sesungguhnya ucapan yang paling dicintai Allah adalah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;سُبْحَانَ اللهِ وَ بِحَمْدِ هِ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(HR. Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Alhamdulillah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lafadz ini adalah &lt;strong&gt;ungkapan rasa syukur&lt;/strong&gt; seorang hamba kepada Rabbnya dengan memberikan pujian kepada-Nya. Lafadz ini juga disunnahkan dibaca setelah&lt;strong&gt; sholat sebanyak 33 kali&lt;/strong&gt; dan juga &lt;strong&gt;sebelum tidur 33 kali.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Setelah bersin&lt;/strong&gt;, kita juga disunnahkan mengucapkan alhamdulillah atau alhamdulillah ‘ala kulli haal (HR. Bukhari). Nah, bagi yang mendengar lafadz alhamdulillah dari orang yang bersin, maka berikanlah do’a kepadanya, yaitu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;يَر حَمُكَ اللّه&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;yarhamukallah&lt;br /&gt;“Semoga Allah merahmatimu.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau sudah mendapat do’a ini, maka orang yang bersin tadi membaca&lt;/p&gt; &lt;p&gt;يَهْدِ يكُمُ اللّهُ و يُصلح بَالَ كُمْ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;yahdikumullah wa yuslih baalakum’&lt;br /&gt;“Semoga Allah memberi petunjuk dan memperbaiki keadaanmu.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keutamaan dzikir alhamdulillah  dan dzikir subhanallah juga terdapat dalam hadits berikut,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dari Abu Malik al-Asy’ary dia berkata, ‘Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Bersuci adalah setengah iman, الحَمْدُ لِلَّهِ memenuhi timbangan, dan سُبْجَانَ اللّهِ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ (Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya) memenuhi antara tujuh langit dan bumi.”‘&lt;/em&gt;” (HR. Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Allahu Akbar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti dua lafadz sebelumnya, lafadz ini juga disunnahkan dibaca &lt;strong&gt;setelah sholat dan sebelum tidur&lt;/strong&gt;. Setelah shalat sebanyak 33 kali dan sebelum tidur sebanyak 33 kali (dalam riwayat lain 34 kali).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lafadz Allahu Akbar juga sunnah diucapkan ketika &lt;strong&gt;melihat sesuatu yang menakjubka&lt;/strong&gt;n dari ciptaan Allah (HR. Bukhari dalam al-Fath). Dan tahukah saudariku, ternyata lafadz ini juga termasuk dzikir yang sunnah diucapkan ketika dalam perjalanan dengan &lt;strong&gt;kondisi jalan yang menanja&lt;/strong&gt;k. (HR. Bukhari dalam al-Fath VI/135)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Laa ilaha illallah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, kita semua tentu telah melafadzkan ini karena inilah salah satu pembeda antara muslim dengan kafir. Tentu saja pelafalan lafadz laa ilaha illallah harus disertai dengan keyakinan hati dan pemaknaan yang benar, bahwa tidak ada ilah atau sesembahan yang berhak disembah selain Allah Subhanahu wa Ta’ala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasululllah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; juga menjelaskan tentang lafadz ini dalam haditsnya,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Sebaik-baik dzikir adalah ada لا اله الا الله (tiada Ilah yang berhak disembah melainkan Allah).”&lt;/em&gt; (HR. Tirmidzi dan dia berkata, “Hadits hasan.”)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan sungguh manis ganjaran orang yang yang melafadzkan dzikir ini, sebagaimana dijelaskan oleh Rasululllah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Barangsiapa mengucapkan laa ilaah illallah, maka ditanamkan baginya sebatang pohon kurma di Surga.”&lt;/em&gt; (HR. Tirmidzi dan dia berkata, “Hadits hasan.”)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saudariku tentu juga mengetahui, pernah menjadi tren ‘latah’ yang menyebar di berbagai kalangan. Salah satu ciri latah ini adalah jika seseorang dikagetkan atau terkejut, maka akan keluar kata-kata yang tidak dia sadari. Atau bahkan ia bisa dikontrol oleh orang yang mengejutkannya sehingga berkata-kata atau bertingkah laku yang tidak-tidak. Padahal untuk urusan yang terlihat kecil ini, ternyata telah pula diajarkan oleh Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt;.&lt;strong&gt; Seorang yang terkejut&lt;/strong&gt; disunnahkan untuk mengucapkan lafadz ‘laa ilah illallah’. (HR. Bukhari dalam Fathul Baari VI/181 dan Muslim IV/22208)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Masya Allah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yang satu ini, seringkali penulis dengar dilafalkan bukan pada tempatnya. Masya Allah memiliki makna “Atas kehendak Allah”. Lafadz ini diucapkan ketika kita&lt;strong&gt; takjub melihat kelebihan yang dimiliki oleh orang lain&lt;/strong&gt;, baik berupa harta, kondisi fisik atau yang lainnya. Dalam surat Al Kahfi, terdapat tambahan,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Masya Allah laa quwwata illa billah”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tidak ada kekuatan kecuali dengan bantuan Allah.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lafadz ini juga berkaitan dengan penyakit ‘ain. Dengan melafadzkan “Masya Allah” ketika kita mengaggumi kelebihan yang dimiliki orang lain, diharapkan orang tersebut tidak terkena penyakit ‘ain disebabkan pandangan kita. Karena penyakit ‘ain ini dapat terjadi baik kita sengaja ataupun tidak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nah…yang sering menarik pandangan seseorang adalah tingkah dan fisik anak kecil yang menggoda. Pipinya yang lucu, matanya yang nakal dan lain sebagainya. Lalu datanglah pujian dari sanak, saudara atau teman sekitar kita. Namun kita mungkin lupa, bahwa anak juga merupakan anugrah yang dapat terkena ‘ain. Maka, ingatkanlah orang-orang sekitar untuk mengucapkan masya Allah ketika memberikan pujian kepada anak kita. Begitupula dengan kita sendiri ketika memuji anak atau benda milik seseorang, maka ucapkanlah ‘masya Allah’ ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Astaghfirullah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Pujian yang paling tinggi adalah la ilaha illallah, sedangkan doa yang paling tinggi adalah perkataan astaghfirullah. Allah memerintahkan Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; untuk mengesakan Allah dan memohon ampunan bagi diri sendiri dan bagi orang-orang mukmin.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memohon ampunan dengan lafadz  ini sunnah diucapkan sebanyak &lt;strong&gt;3 kali  setelah selesai salam dari sholat wajib&lt;/strong&gt;. Kita juga dapat memohon ampunan sebanyak-banyaknya, sebagaimana banyak ayat Al-Qur’an menunjukkan hal ini. Begitupula dari contoh perbuatan Rasululllah shallallahu’alaihi wa sallam (padahal beliau sudah diampuni dosanya yang telalu lalu dan akan datang). Rasulullah &lt;em&gt;shallallahu ‘alaihi wa sallam&lt;/em&gt; bersabda,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Demi Allah, sesungguhnya aku benar-benar memohn ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya lebih dari tujuh puluh kali dalam sehari.” &lt;/em&gt;(HR. Bukhari)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita sebagai wanita juga diperintah untuk memperbanyak istighfar, sebagaimana dalam hadits berikut,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;em&gt;“Wahai sekalian kaum wanita, bersedekahlah dan perbanyaklah istighfar, karena sesungguhnya aku melihat kalian adalah kebanyakan penghuni neraka!”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang wanita dari mereka bertanya, “Wahai Rasululllah, mengapa kami menjadi kebanyakan penghuni neraka?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beliau menjawab, &lt;em&gt;“Kalian terlalu banyak melaknat dan ingkar (tidak bersyukur) terhadap (kebaikan) suami, aku tidak melihat orang yang kurang akal dan agamanya bisa mengalahkan lelaki yang berakal kecuali kalian.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia bertanya, “Apa maksudnya kurang akal dan agama?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beliau menjawab, &lt;em&gt;“Persaksian dua orang wanita sama dengan seorang laki-laii dan wanita berdiam diri beberapa hari tanpa shalat.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;(HR. Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini adah lafadz-lafadz dzikir yang ringan di lidah dan mudah untuk dihafal dan diamalkan, insya Allah. Semoga yang ringan ini juga menjadi pemicu untuk menghafal dan mempraktekkan do’a dan dzikir-dzikir lain yang lebih panjang. &lt;em&gt;Barakallahufikunna&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maraji’:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Hisnul Muslim&lt;/em&gt; (terj), Said bin Ali bin Wahf al-Qahthani, at-Tibyan&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Istighfar &lt;/em&gt;(terj), Ibnu Taimiyah, Darul Falah, cetakan pertama 2002 M&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Riyadus Shalihin, Jilid 1&lt;/em&gt; (terj), Imam Nawawi dengan tahkik Syaikh Nashiruddin al-Albani, Duta Ilmu, cetakan kedua 2003&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Riyadus Shalihin, Jilid 2&lt;/em&gt; (terj), Imam Nawawi dengan tahkik Syaikh Nashiruddin al-Albani, Duta Ilmu, cetakan kedua 2003&lt;/p&gt; &lt;p&gt;***&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artikel &lt;a title="Lafadz-Lafadz yang Ringan di Lidah" href="http://muslimah.or.id/aqidah/lafadz-lafadz-yang-ringan-di-lidah.html"&gt;muslimah.or.id&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-7232485046289521896?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/7232485046289521896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=7232485046289521896' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/7232485046289521896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/7232485046289521896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2009/06/lafadz-lafadz-yang-ringan-di-lidah.html' title='lafadz-lafadz yang ringan di lidah'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-6174659408105125609</id><published>2009-05-31T19:45:00.001-07:00</published><updated>2009-05-31T19:45:46.834-07:00</updated><title type='text'>menolak pinangan tanpa alasan</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(51, 102, 255);" class="entrytext"&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;i&gt;Oleh: Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al-Fauzan hafizhahullaah&lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Bagaimana hukum seorang wanita menolak pinangan &lt;i&gt;(khithbah)&lt;/i&gt; dari seorang laki-laki tanpa alasan?&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;i&gt;628152404xxxx@satelindogsm.com &lt;/i&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;&lt;b&gt;Jawab:&lt;/b&gt;&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin ‘Abdillah Al-Fauzan &lt;i&gt;hafizhahullah&lt;/i&gt; ditanya oleh seorang pemudi dengan pertanyaan yang senada dengan pertanyaan di atas&lt;span id="more-836"&gt;&lt;/span&gt;, beliau &lt;i&gt;hafizhahullah&lt;/i&gt; menjawab:&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;“Apabila engkau tidak berhasrat untuk menikah dengan seseorang maka engkau tidaklah berdosa untuk menolak pinangannya, walaupun ia seorang laki-laki yang shalih. Karena pernikahan dibangun di atas pilihan untuk mencari pendamping hidup yang shalih disertai dengan kecenderungan hati terhadapnya. Namun bila engkau menolak dia dan tidak suka padanya karena perkara agamanya, sementara dia adalah seorang yang shalih dan berpegang teguh pada agama maka engkau berdosa dalam hal ini karena membenci seorang mukmin, padahal seorang mukmin harus dicintai karena Allah, dan engkau berdosa karena membenci keteguhannya dalam memegang agama ini. Akan tetapi baiknya agama laki-laki tersebut dan keridhaanmu akan keshalihannya tidaklah mengharuskanmu untuk menikah dengannya, selama tidak ada di hatimu kecenderungan terhadapnya. &lt;i&gt;Wallahu a’lam&lt;/i&gt;.” (&lt;b&gt;Al-Muntaqa min Fatawa Fadhilatusy Syaikh Shalih Al-Fauzan&lt;/b&gt;, 3/226-227, sebagaimana dinukil dalam &lt;b&gt;Fatawa Al-Mar’ah Al-Muslimah&lt;/b&gt;, 2/706-707)&lt;/p&gt; &lt;p align="right"&gt;&lt;i&gt;(Sumber: &lt;b&gt;Majalah Asy Syariah&lt;/b&gt;, hal. 75, vol. II/No. 04/Desember 2003M/Syawwal 1424H. Dicopy dari &lt;a href="http://ghuroba.blogsome.com/2007/12/04/menolak-pinangan-tanpa-alasan"&gt;http://ghuroba.blogsome.com/2007/12/04/menolak-pinangan-tanpa-alasan&lt;/a&gt;)&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-6174659408105125609?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/6174659408105125609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=6174659408105125609' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/6174659408105125609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/6174659408105125609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2009/05/menolak-pinangan-tanpa-alasan.html' title='menolak pinangan tanpa alasan'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-8231922058480849536</id><published>2009-05-24T02:56:00.000-07:00</published><updated>2009-05-24T03:02:13.876-07:00</updated><title type='text'>ujung pakaianku, penyapu jalanan?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/Shka84ZzyJI/AAAAAAAAAB4/ZtrO1FPNOsI/s1600-h/overhead_abaya_blackha31front.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 224px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/Shka84ZzyJI/AAAAAAAAAB4/ZtrO1FPNOsI/s320/overhead_abaya_blackha31front.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5339328466459543698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Ummu Rumman&lt;br /&gt;Muraja’ah: Ustadz Nur Kholis Kurdian, Lc dan Ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang spontan terpikir di benak kita ketika melihat seorang muslimah yang memakai jilbab besar dan cadar, ditambah lagi pakaian yang lebar dan panjangnya sampai menyentuh tanah?? Oke, kita tak sedang membahas mengenai hukum jilbab dan cadar. Insya Allah masalah ini dapat ukhty temukan pembahasannya pada tulisan lain. Tapi kita tengah berbicara tentang panjang pakaian sang muslimah yang sampai menyentuh tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mbak, mau nyapu jalan ya? Itu lho gamisnya kepanjangan, sampai ke tanah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah lebar, panjang pula. Apa ga kotor? Kalau kena najis di jalan gimana? Ga sah donk kalau pakaiannya dipakai sholat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iiiih… Jadi muslimah kok jorok sih? mbo’ panjangnya yang biasa aja. Ga usah berlebihan. Biar ga kotor…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhty, sering mendengar komentar semacam ini bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun di sisi lain, kita temukan pula para wanita yang masih meremehkan masalah menutup aurat. Kaki, bagian tubuh wanita yang seharusnya ditutup justru digembor-gemborkan agar dijadikan salah satu daya pikat kecantikan wanita. Semakin pendek pakaian, semakin menarik, begitu anggapan mereka. Bahkan rok pendek dan rok mini menjadi bagian dari fashion model baju wanita. Wal iyaudzubillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, sepanjang apakah seharusnya pakaian wanita menurut syariat??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjuran Bagi Wanita untuk Memanjangkan Kain Pakaiannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Ukhty fillah, telah engkau ketahui bahwa wajib hukumnya bagi wanita untuk menutup auratnya. Dan termasuk bagian dari aurat yang harus engkau tutup adalah kakimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menerangkan mengenai bagian bawah pakaian, Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha berkata kepada Rasulullah, “Lalu bagaimana dengan pakaian seorang wanita wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Hendaklah ia mengulurkannya satu jengkal,” Ummu Salamah berkata, ‘Jika demikian masih tersingkap ” Satu hasta saja dan jangan lebih dari itu,” jawab beliau. (HR. At Tirmidzi. Hadits hasan shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hadits di atas dapat ditarik dua kesimpulan, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, bahwa seorang wanita wajib menutup kedua telapak kakinya dengan pakaiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, boleh hukumnya memanjangkan pakaian bagi seorang wanita dengan ukuran sebagaimana telah dijelaskan hadits di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari mana diukurnya satu jengkal di mana seorang wanita memanjangkan pakaiannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini ada perbedaan pendapat di kalangan ulama satu jengkal itu diukur dari mana. Akan tetapi, pendapat yang kuat -insya Allah- satu jengkal adalah diukur dari mata kaki. Karena inilah Ummu Salamah berkata, “Jika demikian, kedua kakinya masih tersingkap,” lalu Rasulullah memberikan keringanan dengan satu hasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama telah bersepakat bolehnya seorang wanita memanjangkan pakaiannya di bawah mata kaki. Hal ini berbeda dengan kaum laki-laki di mana mereka mendapat ancaman keras bila memanjangkan pakaiannya di bawah mata kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana kaum laki-laki, kaum wanita pun dilarang isbal. Akan tetapi ukuran isbal pakaian wanita berbeda dengan kaum laki-laki. Isbal-nya pakaian laki-laki adalah di bawah mata kaki. Sedangkan isbal-nya pakaian wanita adalah bila melebihi satu hasta atau dua jengkal. Sebagaimana dijelaskan di dalam hadits bahwa Rasulullah membatasi panjang pakaian wanita hanya boleh ditambah satu hasta atau dua jengkal, tidak boleh lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini banyak kita dapati model pakaian wanita ala Barat, misalnya saja pakaian pengantin. Bagian atas ketat dan membuka aurat, tapi anehnya bagian bawahnya justru sampai bermeter-meter panjangnya!! Betapa banyak kesalahan yang terdapat dalam model pakaian semacam ini. Pertama, Tidak menutup aurat. Kedua, Isbal. Ketiga, merupakan pemborosan dan perbuatan yang sia-sia. Keempat, menyerupai (tasyabuh) orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Membersihkan Ujung Pakaian Wanita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kini pada dirimu timbul pertanyaan, “Lalu bagaimana membersihkan ujung pakaian wanita? Bukankah dengan ukurannya yang panjang menjadikan pakaian tersebut besar kemungkinannya terkena najis di jalan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhty, Islam adalah agama yang mudah. Jika kita merasa sulit untuk melaksanakan suatu perkara yang diperintahkan syariat, baik dalam perkara wajib atau sunnah, katakanlah pada diri sendiri bahwa kita sendirilah yang belum benar-benar mengetahui dan paham hukum-hukum yang berkaitan dengan perkara tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan mengenai cara membersihkan ujung pakaian wanita, maka simaklah hadiah nabawiyah berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seorang ibu putra Ibrahim bin Abdurrahman bin ‘Auf bahwa ia pernah bertanya kepada Ummu Salamah istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Sesungguhnya aku adalah seorang perempuan yang biasa memanjangkan (ukuran) pakaianku dan (kadang-kadang) aku berjalan di tempat kotor?’ maka Jawab Ummu Salamah, bahwa Nabi pernah bersabda, “Tanah selanjutnya menjadi pembersihnya.” (HR. Ibnu Majah, Imam Malik dan Tirmidzi. Hadits shahih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ada hal yang harus ukhty perhatikan dan pahami. Bahwa ketentuan yang disebutkan hadits di atas hanya berlaku untuk najis yang kering. Ketentuan ini tidak berlaku jika najisnya adalah najis yang basah atau cair.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Malik berkata, “Sesungguhnya sebagian tanah membersihkan sebagian yang lain. Hal ini berlaku apabila kita menginjak tanah yang kotor, kemudian setelah itu menginjak tanah bersih dan kering, maka tanah yang bersih dan kering inilah yang akan menjadi pembersihnya. Adapun najis seperti air kencing dan semisalnya yang mengenai pakaian/ jasad maka harus dibersihkan dengan air.” Al Khathabi berkata. “Dan ummat sepakat dalam hal ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh, Imam Syafi’i menjelaskan, bahwa ketentuan berlaku apabila najis yang diinjak adalah najis yang kering sehingga tidak ada najis yang melekat padanya. Maksudnya, najis tidak terlihat jelas secara fisik melekat pada pakaian (tanah telah menyucikannya). Apabila najis yang diinjak adalah najis yang basah, maka harus tetap dibersihkan dengan air hingga bersih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, bagian mana yang harus dibersihkan. Apakah hanya pada bagian yang terkena najis saja ataukah seluruh pakaian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhty, pada asalnya yang wajib dibersihkan adalah hanya pada bagian yang terkena najis. Tidak harus dicuci semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang beranggapan bahwa bila suatu bagian pakaian terkena najis maka seluruh pakaian harus dibersihkan. Ini adalah anggapan yang tidak benar. Cukup bagian yang terkena najis saja. Jika sudah secara maksimal dibersihkan tetapi masih tetap tersisa, maka insya Allah tidak mengapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan penjelasan di atas kini para muslimah dapat mengetahui dan mengamalkan beberapa hukum berkaitan pakaian wanita. Allah dan Rasul-Nya telah menjelaskan pada kita mengenai najis, barang yang terkena najis dan bagaimana cara membersihkannya. Oleh karena itu, hendaklah para muslimah benar-benar mengilmui masalah ini. Tidak hanya sebatas masalah pakaian, tetapi jagalah juga diri dan lingkungan sekitar dari barang najis maupun barang-barang kotor yang bukan najis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai muncul anggapan bahwa wanita muslimah adalah sosok yang tidak mengerti dan tidak peduli masalah kebersihan. Bukankah wanita juga yang mengurus sandang-papan bagi suami dan anak-anaknya. Jika kita sendiri tak mengerti, lalu bagaimana keadaan keluarga dan rumah kita nantinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhty, mari kita niatkan setiap amal kita untuk mencari wajah Allah dan mengikuti sunnah Rasul-Nya. Bukan sekedar karena berprinsip “saya suka kebersihan.” Tapi mari cintai dan wujudkan keindahan dan kebersihan karena mengharap ridha Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraji’:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 1. Al Wajiz fii Fiqhis Sunnah wal Kitabil ‘Aziz (Terj.), Syaikh ‘Abdul ‘Azhim bin Badawi al Khalafi (pustaka As Sunnah)&lt;br /&gt; 2. Ensiklopedi Fiqih Wanita, jilid 2, Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim (Pustaka Ibnu Katsir)&lt;br /&gt; 3. Kajian Al Wajiz oleh ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar, November 2008&lt;br /&gt; 4. Kajian Al Wajiz oleh ustadz Muslam, tahun 2004&lt;br /&gt; 5. Qutufun minasy Syamailil Muhammadiyah wal Akhlaqun Nabawiyah wal Adabil Islamiyah, Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-8231922058480849536?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/8231922058480849536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=8231922058480849536' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/8231922058480849536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/8231922058480849536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2009/05/ujung-pakaianku-penyapu-jalanan.html' title='ujung pakaianku, penyapu jalanan?'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/Shka84ZzyJI/AAAAAAAAAB4/ZtrO1FPNOsI/s72-c/overhead_abaya_blackha31front.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-2403622551513146733</id><published>2009-05-22T07:16:00.000-07:00</published><updated>2009-05-22T07:21:17.229-07:00</updated><title type='text'>Begitu istimewanya Kalimat Laa Ilaha Illallah</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:6;"&gt;&lt;span style="font-family:comic sans ms;"&gt;بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:comic sans ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah dalam Kalimatul Ikhlas mengatakan,”Kalimat Tauhid (yaitu Laa Ilaha Illallah, pen) memiliki keutamaan yang sangat agung yang tidak mungkin bisa dihitung.” Lalu beliau rahimahullah menyebutkan beberapa keutamaan kalimat yang mulia ini. Di antaranya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ merupakan harga surga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Barangsiapa yang akhir perkataannya sebelum meninggal dunia adalah ‘lailaha illallah’, maka dia akan masuk surga” (HR. Abu Daud. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih no. 1621)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2) Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ adalah kebaikan yang paling utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Dzar berkata,”Wahai Rasulullah, apakah ’laa ilaha illallah’ merupakan kebaikan?” Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,”Kalimat itu (laa ilaha illallah, pen) merupakan kebaikan yang paling utama. Kalimat itu dapat menghapuskan berbagai dosa dan kesalahan.” (Dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani dalam tahqiq beliau terhadap Kalimatul Ikhlas, 55)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ adalah dzikir yang paling utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sebagaimana terdapat pada hadits yang disandarkan kepada Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam (hadits marfu’), ”Dzikir yang paling utama adalah bacaan ’laa ilaha illallah’.” (Dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani dalam tahqiq beliau terhadap Kalimatul Ikhlas, 62)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(4) Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ adalah amal yang paling utama, paling banyak ganjarannya, menyamai pahala memerdekakan budak dan merupakan pelindung dari gangguan setan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana terdapat dalam shohihain (Bukhari-Muslim) dari Abu Hurairoh radhiyallahu ’anhu, dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, beliau bersabda, ”Barangsiapa mengucapkan ’laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ’ala kulli syay-in qodiir’ [tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu] dalam sehari sebanyak 100 kali, maka baginya sama dengan sepuluh budak (yang dimerdekakan, pen), dicatat baginya 100 kebaikan, dihapus darinya 100 kejelekan, dan dia akan terlindung dari setan pada siang hingga sore harinya, serta tidak ada yang lebih utama darinya kecuali orang yang membacanya lebih banyak dari itu.” (HR. Bukhari no. 3293 dan HR. Muslim no. 7018)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(5) Kalimat ‘Laa Ilaha Illallah’ adalah Kunci 8 Pintu Surga, orang yang mengucapkannya bisa masuk lewat pintu mana saja yang dia sukai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ’Ubadah bin Shomit radhiyallahu ’anhu, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, ”Barangsiapa mengucapkan ’saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, dan (bersaksi) bahwa ’Isa adalah hamba Allah dan anak dari hamba-Nya, dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam serta Ruh dari-Nya, dan (bersaksi pula) bahwa surga adalah benar adanya dan neraka pun benar adanya, maka Allah pasti akan memasukkannya ke dalam surga dari delapan pintu surga yang mana saja yang dia kehendaki.” (HR. Muslim no. 149) [Lihat Kalimatul Ikhlas, 52-66]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KALIMAT ’LAILAHA ILLALLAH’ BUKAN HANYA DI LISAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita mengetahui kalimat laa ilaha illallah di atas, perlu diketahui bahwasanya kalimat laa ilaha illallah tidaklah diterima dengan hanya diucapkan semata. Banyak orang yang salah dan keliru dalam memahami hadits-hadits tentang keutamaan laa ilaha illallah. Mereka menganggap bahwa cukup mengucapkannya di akhir kehidupan –misalnya-, maka seseorang akan masuk surga dan terbebas dari siksa neraka. Hal ini tidaklah demikian.&lt;br /&gt;Semua muslim pasti telah memahami bahwa segala macam bentuk ibadah tidaklah diterima begitu saja kecuali dengan terpenuhi syarat-syaratnya. Misalnya saja shalat. Ibadah ini tidak akan diterima kecuali jika terpenuhi syaratnya seperti wudhu. Begitu juga dengan puasa, haji dan ibadah lainnya, semua ibadah tersebut tidak akan diterima kecuali dengan memenuhi syarat-syaratnya. Maka begitu juga dengan kalimat yang mulia ini. Kalimat laa ilaha illallah tidak akan diterima kecuali dengan terpenuhi syarat-syaratnya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, para ulama terdahulu (baca : ulama salaf) telah mengisyaratkan kepada kita mengenai pentingnya memperhatikan syarat laa ilaha illallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya, Wahab bin Munabbih telah ditanyakan,”Bukankah kunci surga adalah laa ilaha illallah?” Beliau rahimahullah menjawab,”Iya betul. Namun, setiap kunci itu pasti punya gerigi. Jika kamu memasukinya dengan kunci yang memiliki gerigi, pintu tersebut akan terbuka. Jika tidak demikian, pintu tersebut tidak akan terbuka.” Beliau rahimahullah mengisyaratkan bahwa gerigi tersebut adalah syarat-syarat kalimat laa ilaha illallah. (Lihat Fiqhul Ad’iyyah wal Adzkar I/179-180)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OLEH KARENA ITU, PENUHILAH 7 SYARAT LAA ILAHA ILLALLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hasil penelusuran dan penelitian terhadap Al Qur’an dan As Sunnah, para ulama menyimpulkan bahwa kalimat laa ilaha illallah tidaklah diterima kecuali dengan memenuhi tujuh syarat berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat pertama, mengilmui makna laa ilaha illallah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah menafikan peribadahan (penghambaan) kepada selain Allah dan menetapkan bahwa Allah satu-satunya yang patut diibadahi dengan benar serta menghilangkan sifat kejahilan (bodoh) terhadap makna ini. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa mati dalam keadaan mengetahui bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah, maka dia akan masuk surga.” (HR. Muslim no.145)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat kedua, meyakini kalimat laa ilaha illallah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah seseorang harus meyakini kalimat ini seyakin-yakinnya tanpa boleh ada keraguan sama sekali. Yakin adalah ilmu yang sempurna. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah dan aku adalah utusan Allah. Seorang hamba yang bertemu Allah dengan keduanya dalam keadaan tidak ragu-ragu, Allah tidak akan menghalanginya untuk masuk surga.” (HR. Muslim no. 148)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat ketiga, menerima kalimat laa ilaha illallah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah seseorang menerima kalimat tauhid ini dengan hati dan lisan, tanpa menolaknya. Dan Allah telah mengisahkan kebinasaan orang-orang sebelum kita dikarenakan menolak kalimat ini. Lihatlah pada firman Allah Ta’ala (yang artinya), “Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami mengingkari agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya.” Maka Kami binasakan mereka maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu.” (QS. Az Zukhruf [43] : 24-25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat keempat, inqiyad (patuh) kepada syari’at Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah meniadakan sikap meninggalkan yaitu seorang yang mengucapkan laa ilaha illallah haruslah patuh terhadap syari’at Allah serta tunduk dan berserah diri kepada-Nya. Karena dengan inilah, seseorang akan berpegang teguh dengan kalimat laa ilaha illallah.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, Allah Ta’ala berfirman, “Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh.” (QS. Luqman [31] : 22). Yang dimaksudkan dengan ‘telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh’ adalah telah berpegang dengan laa ilaha illallah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat kelima, jujur dalam mengucapkan laa ilaha illallah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah seseorang yang mengucapkan kalimat ikhlas laa ilaha illallah harus benar-benar jujur (tidak ada dusta) dalam hatinya dan juga diikuti dengan pembenaran dalam lisannya.&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah seseorang bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya dengan kejujuran dari dalam hatinya, kecuali Allah akan mengharamkan neraka baginya.” (HR. Bukhari no. 128)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat keenam, ikhlas dalam beramal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah seseorang harus membersihkan amal -dengan benarnya niat- dari segala macam kotoran syirik. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah ketaatan (baca: ibadah) yang ikhlas (bersih dari syirik).” (QS. Az Zumar [39] : 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat ketujuh, mencintai kalimat laa ilaha illallah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maksudnya adalah seseorang yang mengucapkan kalimat ini mencintai (tidak benci pada) Allah, Rasul dan agama Islam serta mencintai pula kaum muslimin yang menegakkan kalimat ini dan menahan diri dari larangan-Nya. Dia juga membenci orang yang menyelisihi kalimat laa ilaha illallah, dengan melakukan kesyirikan dan kekufuran yang merupakan pembatal kalimat ini.&lt;br /&gt;Yang menunjukkan adanya syarat ini pada keimanan seorang muslim adalah firman Allah Ta’ala, “Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah.” (QS. Al Baqarah [2] : 165)&lt;br /&gt;[Lihat pembahasan ini pada : (1) Ma’arijul Qobul, I/ 327-332 dan (2) Fiqhul Ad’iyyah wal Adzkar, I/180-184]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah syarat-syarat yang harus dipenuhi agar seseorang bisa mendapatkan keutamaan laa ilaha illallah. Jadi, untuk mendapatkan keutamaan-keutamaan laa ilaha illallah bukanlah hanyalah di lisan saja, namun hendaknya seseorang memenuhi syarat-syarat ini dengan amalan/ praktek (tanpa mesti dihafal).&lt;br /&gt;Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang mampu meyakini makna kalimat tauhid ini, mengamalkan konsekuensi-konsekuensinya dalam perkataan maupun perbuatan, dan semoga kita mati dalam keadaan mu’min.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;aamiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-2403622551513146733?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/2403622551513146733/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=2403622551513146733' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/2403622551513146733'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/2403622551513146733'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2009/05/begitu-istimewanya-kalimat-laa-ilaha.html' title='Begitu istimewanya Kalimat Laa Ilaha Illallah'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-8326535254684742052</id><published>2009-05-21T21:12:00.000-07:00</published><updated>2009-05-21T21:31:57.259-07:00</updated><title type='text'>keutamaan hijab</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Hijab itu adalah ketaatan kepada Allah dan Rasul.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mewajibkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;وَمَا كَانَ لمُؤْمِنٍ وَلاَ مُؤْمِنَةٍ إذاَ قَضَى اللهُ وَرَسُولُهُ أمْرًا أنْ يَكُونَ لهُمُ الخِيَرَةُ مِنْ أمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلاَلاً مُبِينًا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mu’min dan tidak pula bagi perempuan yang mu’minah, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sesungguhnya dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Q.S. Al-Ahzab: 36)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala juga memerintahkan kaum wanita untuk menggunakan hijab sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إلاَّ مَا ظَهَرَ مِنْهَا&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Dan katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluan-nya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (Q.S An-Nur: 31)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلاَ تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الجَاهِلِيَّةِ الأُولَى&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah.” (Q.S. Al-Ahzab: 33)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;وَإذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;يَا أيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ المُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Wanita itu aurat” maksudnya adalah bahwa ia harus menutupi tubuhnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;· Hijab itu ‘iffah (kemuliaan)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan kewajiban menggunakan hijab sebagai tanda ‘Iffah (menahan diri dari maksiat).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;ياَ أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ المُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أدْنَى أنْ يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Hai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Itu karena mereka menutupi tubuh mereka untuk menghindari dan menahan diri dari perbuatan jelek (dosa), “karena itu mereka tidak diganggu”. Maka orang-orang fasik tidak akan mengganggu mereka. Dan pada firman Allah “karena itu mereka tidak diganggu” sebagai isyarat bahwa mengetahui keindahan tubuh wanita adalah suatu bentuk gangguan berupa fitnah dan kejahatan bagi mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;· Hijab itu kesucian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;وَإذَا سَأَلْتُمُوهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أطْهَرُ لِقُلُوبِكُمْ وَقُلُوبِهِنَّ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Apabila kamu meminta suatu (keperluan) kepada mereka (istri-istri Nabi), maka mintalah dari belakang tabir. Cara yang demikian itu lebih suci bagi hatimu dan hati mereka.” (Q.S. Al-Ahzab: 53)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala menyifati hijab sebagai kesucian bagi hati orang-orang mu’min, laki-laki maupun perempuan. Karena mata bila tidak melihat maka hatipun tidak berhasrat. Pada saat seperti ini, maka hati yang tidak melihat akan lebih suci. Ketiadaan fitnah pada saat itu lebih nampak, karena hijab itu menghancurkan keinginan orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;فَلاَ تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya.” (Q.S. Al-Ahzab: 32)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;· Hijab itu pelindung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalambersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;(إنَّ اللهَ حَيِيٌّ سَتِيرٌ يُحِبُّ الحَيَاءَ وَالسِّتْرَ)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Sesungguhnya Allah itu Malu dan Melindungi serta Menyukai rasa malu dan perlindungan”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Sabda beliau yang lain:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;(( أيَّمَا اِمْرَأَةٍ نَزَعَتْ ثِيَابَهَا في غَيْرِ بَيْتِهَا خَرَقَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ عَنْهَا سِتْرَهُ))&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Siapa saja di antara wanita yang melepaskan pakaiannya di selain rumahnya, maka Allah Azza wa Jalla telah mengoyak perlindungan rumah itu dari padanya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Jadi balasannya setimpal dengan perbuatannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;· Hijab itu taqwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;ياَ بَنِي آدَمَ قَدْ أنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْءَاتِكُمْ وَرِيشًا وَلِبَاسُ التَّقْوَى ذَلِكَ خَيْرٌ&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian taqwa itulah yang paling baik.” (Q.S. Al-A’raaf: 26)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;· Hijab itu iman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak berfirman kecuali kepada wanita-wanita beriman: “Dan katakanlah kepada wanita yang beriman.” (Q.S. An-Nur: 31). Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman: “Dan istri-istri orang beriman.” (Q.S. Al-Ahzab: 59)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Dan ketika wanita-wanita dari Bani Tamim menemui Ummul Mu’minin, Aisyah ra dengan pakaian tipis, beliau berkata: “Jika kalian wanita-wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, dan jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;· Hijab itu haya’ (rasa malu)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;((إنَّ لِكُلِّ دِينٍ خُلُقًا ، وَإنَّ خُلُقَ الإسْلاَمِ الحَيَاءُ))&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Sabda beliau yang lain:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Malu itu adalah bagian dari iman dan iman itu di surga.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Sabda Rasul yang lain:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;((الحَيَاءُ وَالإيمَانُ قُرِنَا جَمِيعًا ، فَإنْ رُفِعَ أحَدُهُمَا رُفِعَ الآخَرُ))&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;“Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;· Hijab itu ghirah (perasaan cemburu)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Hijab itu selaras dengan perasaan cemburu yang merupakan fitrah seorang laki-laki sempurna yang tidak senang dengan pandangan-pandangan khianat yang tertuju kepada istri dan anak wanitanya. Berapa banyak peperangan terjadi pada masa Jahiliyah dan masa Islam akibat cemburu atas seorang wanita dan untuk menjaga kehormatannya. Ali bin Abi Thalib Radiyallahu 'anhu berkata: “Telah sampai kepadaku bahwa wanita-wanita kalian berdesak-desakan dengan laki-laki kafir orang ‘ajam (non Arab) di pasar-pasar, tidakkah kalian merasa cemburu? Sesungguhnya tidak ada kebaikan pada seseorang yang tidak memiliki perasaan cemburu.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Beberapa syarat hijab yang harus terpenuhi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;1. Menutupi seluruh anggota tubuh wanita -berdasarkan pendapat yang paling rajih / terang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;2. Hijab itu sendiri pada dasarnya bukan perhiasan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;3. Tebal dan tidak tipis atau trasparan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;4. Longgar dan tidak sempit atau ketat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;5. Tidak memakai wangi-wangian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;6. Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;7. Tidak menyerupai pakaian laki-laki.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;8. Tidak bermaksud memamerkannya kepada orang-orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Jangan berhias terlalu berlebihan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Bila anda memperhatikan syarat-syarat tersebut di atas akan nampak bagi anda bahwa banyak di antara wanita-wanita sekarang ini yang menamakan diri sebagai wanita berjilbab, padahal pada hakekatnya mereka belum berjilbab. Mereka tidak menamakan jilbab dengan nama yang sebenarnya. Mereka menamakan Tabarruj sebagai hijab dan menamakan maksiat sebagai ketaatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Musuh-musuh kebangkitan Islam berusaha dengan sekuat tenaga menggelincirkan wanita itu, lalu Allah menggagalkan tipu daya mereka dan meneguhkan orang-orang Mu’min di atas ketaatan kepada Tuhannya. Mereka memanfaatkan wanita itu dengan cara-cara kotor untuk memalingkannya dari jalan Tuhan dengan memproduksi jilbab dalam berbagai bentuk dan menamakannya sebagai “jalan tengah” yang dengan itu ia akan mendapatkan ridha Tuhannya -sebagaimana pengakuan mereka- dan pada saat yang sama ia dapat beradaptasi dengan lingkungannya dan tetap menjaga kecantikannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Kami dengar dan kami taat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Seorang muslim yang jujur akan menerima perintah Tuhannya dan segera menerjemahkannya dalam amal nyata, karena cinta dan perhomatannya terhadap Islam, bangga dengan syariat-Nya, mendengar dan taat kepada sunnah nabi-Nya dan tidak peduli dengan keadaan orang-orang sesat yang berpaling dari kenyataan yang sebenarnya, serta lalai akan tempat kembali yang ia nantikan. Allah menafikan keimanan orang yang berpaling dari ketaatan kepada-Nya dan kepada rasul-Nya: وَيَقُولُونَ آمَنَّا بِاللهِ وَبِالرَّسُولِ وَأَطَعْنَا ثُمَّ يَتَوَلَّى فَرْيقٌ مِنْهُمْ مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ وَمَا أُولَئِكَ بِالمُؤْمِنِينَ (47) وَإذَا دُعُوا إلَى اللهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ إذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ مُعْرِضُونَ (48) “Dan mereka berkata: “Kami telah beriman kepada Allah dan rasul, dan kami menaati (keduanya).” Kemudian sebagian dari mereka berpaling sesudah itu, sekali-kali mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman. Dan apabila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya, agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka, tiba-tiba sebagian dari mereka menolak untuk datang.” (Q.S. An-Nur: 47-48)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Firman Allah yang lain: إنَّمَا كاَنَ قَوْلَ المُؤْمِنِينَ إذَا دُعُوا إلَى اللهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ المُفْلِحُونَ (51) وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُولَهُ وَيَخْشَ اللهَ وَيَتَّقِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الفَائِزُونَ (52) “Sesungguhnya jawaban orang-orang mu’min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan: “Kami mendengar dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” Dan barangsiapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapatkan kemenangan.” (Q.S. An-Nur: 51-52)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;Dari Shofiyah binti Syaibah berkata: “Ketika kami bersama Aisyah ra, beliau berkata: “Saya teringat akan wanita-wanita Quraisy dan keutamaan mereka.” Aisyah berkata: “Sesungguhnya wanita-wanita Quraisy memiliki keutamaan, dan demi Allah, saya tidak melihat wanita yang lebih percaya kepada kitab Allah dan lebih meyakini ayat-ayat-Nya melebihi wanita-wanita Anshor. Ketika turun kepada mereka ayat: “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya.” (Q.S. An-Nur: 31) Maka para suami segera mendatangi istri-istri mereka dan membacakan apa yang diturunkan Allah kepada mereka. Mereka membacakan ayat itu kepada istri, anak wanita, saudara wanita dan kaum kerabatnya. Dan tidak seorangpun di antara wanita itu kecuali segera berdiri mengambil kain gorden (tirai) dan menutupi kepala dan wajahnya, karena percaya dan iman kepada apa yang diturunkan Allah dalam kitab-Nya. Sehingga mereka (berjalan) di belakang Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalamdengan kain penutup seakan-akan di atas kepalanya terdapat burung gagak.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;(Dinukil dari kitab : الحجاب Al Hijab. Penebit: Darul Qosim دار القاسم للنشر والتوزيع P.O. Box 6373 Riyadh 11442)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-8326535254684742052?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/8326535254684742052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=8326535254684742052' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/8326535254684742052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/8326535254684742052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2009/05/keutamaan-hijab.html' title='keutamaan hijab'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-2518896034527846088</id><published>2009-03-06T01:46:00.000-08:00</published><updated>2009-03-06T01:51:16.276-08:00</updated><title type='text'>KuPu-KuPu Pun berPuasA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SbDxgfziV2I/AAAAAAAAABc/NyD8iCjvk6I/s1600-h/kupu-kupu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 212px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SbDxgfziV2I/AAAAAAAAABc/NyD8iCjvk6I/s320/kupu-kupu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5310009501265581922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;br /&gt;Kulewati perjalanan hidup yang ajaib&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Aku berasal dari ulat yang berjuang keras mencari&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;rizki dengan segala keterbatasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Aku semula tak dapat berlari cepat, dan tak bisa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;terbang...&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Aku berpuasa dan aku bermeditasi pada balutan pekat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Aku hidup dalam kegigihan dan aku berusaha untuk&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;tetap survive dalam kefanaan dunia...&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai aral dan rintangan menghampiriku,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Aku tak berputus asa , sekiranya banyak manusia merasa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;jijik padaku....&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Sampai akhirnya Sang Maha Kuasa menorehkan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;kehendak-Nya untukku&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengangkatku dari kegelapan , dan menghias diriku&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;dengan aneka warna...&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Akupun bersujud syukur terhadap Sang Pencipta...&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Dan sejarah menulis tentangku dalam buku keabadian&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;yang bertorehkan tinta emas,&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kisah tentang seekor kupu-kupu yang memperoleh&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;kemuliaan dalam hidupnya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Kemuliaan yang diperas dari buah kesedihan serta&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;airmata kehidupan&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah tangan dari perjalanan hidup yang panjang dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;melelahkan.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Dan ketika aku harus mati , kecupanku akan tetap ada&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;pada setiap kelopak bunga.&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepakkan sayapku akan tetap hidup dan bergema dalam&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;setiap hembusan nafas kehidupan.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Keindahan warnaku merupakan inspirasi bagi seniman,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;pencipta lagu, penyair, pelukis dan pemahat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Akulah Hewan yang diutus Tuhan untuk mengajarkan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;hikmah bagi manusia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Akulah yang gelap sekaligus yang terang, Aku adalah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;perumpamaan bagi&lt;br /&gt; orang-orang yang berfikir.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Takkala aku mencari madu untuk penziarahan hidupku,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Aku berbagi rizki bersama bunga-bunga kehidupan, tak&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;kusia-siakan anugerah yang kudapatkan,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Aku bantu mereka menemukan wujudnya...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-2518896034527846088?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/2518896034527846088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=2518896034527846088' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/2518896034527846088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/2518896034527846088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2009/03/kupu-kupu-pun-berpuasa.html' title='KuPu-KuPu Pun berPuasA'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SbDxgfziV2I/AAAAAAAAABc/NyD8iCjvk6I/s72-c/kupu-kupu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-1889366004198619290</id><published>2008-12-11T01:19:00.001-08:00</published><updated>2008-12-11T01:34:49.992-08:00</updated><title type='text'>Sungai Iman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SUDdu4_qEMI/AAAAAAAAABE/MLvsTGM9uQo/s1600-h/sungai_mahakam3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 216px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SUDdu4_qEMI/AAAAAAAAABE/MLvsTGM9uQo/s320/sungai_mahakam3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5278462560921325762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai itu panjang sekali&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;mengalir ke dalam tubuh-MU&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;dengan penuh cinta aku pun berlayar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;bersenandung dalam konser ikan-ikan&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai itu dalam sekali&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;berpusar dalam palun jiwa-MU&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;dengan penuh gairah&lt;br /&gt;aku pun menyelam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;menangkap makna hidup&lt;br /&gt;pada mata kerang&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungai itu panjang sekali &lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;di arusnya aku memburu-MU&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:courier new;" &gt;&lt;br /&gt;tak sampai-sampai&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-1889366004198619290?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/1889366004198619290/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=1889366004198619290' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/1889366004198619290'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/1889366004198619290'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2008/12/sungai-iman.html' title='Sungai Iman'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SUDdu4_qEMI/AAAAAAAAABE/MLvsTGM9uQo/s72-c/sungai_mahakam3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-1691300027002975060</id><published>2008-12-03T16:43:00.000-08:00</published><updated>2008-12-03T16:47:09.002-08:00</updated><title type='text'>fragmen pengorbanan</title><content type='html'>&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;di dada siti hajar &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibrahim tanam permata hijau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;dan berkat cinta kasih, permata itu menjelma ismail&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;:ini padang pasir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;bukan lembah hijau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;tanah subur itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;hanya ada di rahimmu! berkata ibrahim&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;menabur benih kasih ke dada sang istri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;tapi demi ketenangan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;hati sarah yang mulia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;mereka dipisahkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;jarak kasih dan kegelapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;dan laut yang begitu dalam atas izin TUHAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ombaknya dapat dijinakkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;demi cinta dan kesetiaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ia letakkan leher ismail diatas batu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;mata pedang pun menatap kelu!"tutup matamu dengan sorban, ya Bapa agar engkau tak ragu melaksanakan titahnya cinta ALLAH mesti di atas segalanya"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibrahim pun mengeja detak jantungnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;demi memenggal leher putra tercinta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;namun Tuhan sumber segala cinta kasih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ismail ditukar kambung dari surga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;ibrahim pun terpana pada kurbannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;Tuhan merebut segenap cintanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#6600cc;"&gt;^ sembahyang rerumputan 1429 H^&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-1691300027002975060?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/1691300027002975060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=1691300027002975060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/1691300027002975060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/1691300027002975060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2008/12/fragmen-pengorbanan.html' title='fragmen pengorbanan'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-8366163418453946477</id><published>2008-11-25T23:06:00.000-08:00</published><updated>2008-11-25T23:08:47.082-08:00</updated><title type='text'>berhargakah?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSz1scyvYKI/AAAAAAAAAA8/LXGOoEcY4AA/s1600-h/berharga.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 242px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSz1scyvYKI/AAAAAAAAAA8/LXGOoEcY4AA/s320/berharga.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5272859407736070306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt; line-height: 150%; text-align: center; font-style: italic; color: rgb(255, 102, 0); font-family: lucida grande;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;font-size:180%;" &gt;Kita baru akan tau sesuatu itu beharga bagi kita,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Pada saat semuanya telah hilang sempurna dari genggaman&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-8366163418453946477?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/8366163418453946477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=8366163418453946477' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/8366163418453946477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/8366163418453946477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2008/11/berhargakah.html' title='berhargakah?'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSz1scyvYKI/AAAAAAAAAA8/LXGOoEcY4AA/s72-c/berharga.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-1894258146490162569</id><published>2008-11-20T21:30:00.000-08:00</published><updated>2008-11-20T21:35:58.844-08:00</updated><title type='text'>hatimu tempat segalanya bermuara</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSZIfLpWtUI/AAAAAAAAAA0/vg6RIv5127Y/s1600-h/hati.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5270980114423133506" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSZIfLpWtUI/AAAAAAAAAA0/vg6RIv5127Y/s320/hati.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;Hatimu adalah tempat dimana segala bermuara atas ilham dan karunia dan segala yang datang dari Allah, dan dimana Allah membisikkan setiap kebenaran di dalamnya sebagai petunjuk atas segala keraguanmu terhadap sesuatu yang masih buram bagi penglihatan kasatmu, atau hatimu yang masih terkuasai oleh ragu. Maka jujurlah kau padanya.Jangan lukai atau nodai kesuciannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:130%;color:#cc33cc;"&gt;Jika kau yakin bahwa cinta akan selalu mengilhamimu dengan kebahagiaan, maka yakinlah bahwa lara itu hanya sebatas duri, hikmah yang akan menjadi kemanisan dalam risalah hidupmu. Meski kelam terkadang jadi gulma dalam tubir-tubir ngarai kesunyian jiwamu, tetaplah kokohkan kekuatan jiwa dan raga untuk menyangganya meski remuk redam semau asa, terkoyak sebab ketidakkuasaanmu pada kenyataan. karena cinta adalah cahaya yang terselip di antara gelap terang kehidupanmu, maka carilah cintasucimu yang agung dan tersenyumlah untuknya!!Seperti apapun kau memahami cinta, ia tetap ada dan bersemayam dalam hatimu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-1894258146490162569?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/1894258146490162569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=1894258146490162569' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/1894258146490162569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/1894258146490162569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2008/11/hatimu-tempat-segalanya-bermuara.html' title='hatimu tempat segalanya bermuara'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSZIfLpWtUI/AAAAAAAAAA0/vg6RIv5127Y/s72-c/hati.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2696541053607803472.post-2175658611544599261</id><published>2008-11-16T23:41:00.000-08:00</published><updated>2008-11-16T23:49:06.992-08:00</updated><title type='text'>ahlan wa sahlan</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEhjzFEvcI/AAAAAAAAAAM/F5FrthgpmhI/s1600-h/welcome.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269529937890819522" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 90px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEhjzFEvcI/AAAAAAAAAAM/F5FrthgpmhI/s320/welcome.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;em&gt;AHLAN WA SAHLAN&lt;/em&gt;..to my new blog again. sebenarnya dah ada beberapa blog di MP tapi biar gampang diakses dan ngikut ma lainnya terutama ma nana dear yang bilang kalo di blog ini semua blogger bisa mengakses makanya acis buat juga blog baru...moga kedepannya bisa bermanfaat deh..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2696541053607803472-2175658611544599261?l=acisbilqis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://acisbilqis.blogspot.com/feeds/2175658611544599261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2696541053607803472&amp;postID=2175658611544599261' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/2175658611544599261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2696541053607803472/posts/default/2175658611544599261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://acisbilqis.blogspot.com/2008/11/ahlan-wa-sahlan.html' title='ahlan wa sahlan'/><author><name>dianbilqis</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15181893432199763287</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEkG8SUsBI/AAAAAAAAAAY/rKjy1Mvp-8c/S220/acis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Ab3mDrb4ZvM/SSEhjzFEvcI/AAAAAAAAAAM/F5FrthgpmhI/s72-c/welcome.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
